Jan 22, 2013

Kuasa Silaturahim


Minggu sebelumnya Jakarta lumpuh oleh ulah banjir. Mulai Sabtu kemarin Singapura pula terkena imbas monsoon, diguyur hujan tak henti sejak jam 3 subuh. Udara dingin, angin bertiup kencang, diiringi hujan yg cukup lebat membuat rumah adalah tempat perlindungan paling nyaman dan hangat. Namun jika perut lapar atau stok persediaan konsumsi sudah habis memang harus keluar rumah juga :-) Perlu ditunggu saat-saat hujan lebat tadi jeda, minimal gerimis rapat, krn masih bisa diantisipasi dengan payung.

Situasi ini terus berlanjut hingga hari Minggu. Padahal weekend kemarin itu jadwal kami cukup padat. Sabtu siang ada rapat exco urang awak, sorenya ada makan bajamba tahunan di utara, dan Minggu pagi ada Saung Istiqamah KBRI. Berat hati rasanya untuk hadir di tiga acara tsb, terutama yg disebut dua terakhir krn Mama dan (tentunya) DuoS ingin ikut.

Kuat perasaan untuk hadir krn nilai silaturahim. Sudah lama tak bertemu muka, salam berjabat tangan, dan bertukar berita ala ngobrol di darat dengan kawan-kawan. Apalagi ini sesi perdana di bulan pertama pula. Audiens di kedua tempat memang berbeda dan tak semuanya bisa disapa di FB :-) Sebelum pergi rapat exco Sabtu siang itu saya berpesan pada istri, kalau hujan berhenti kita pergi makan bajamba, siapkan saja anak-anak.

Namun hingga Sabtu jam 16:30 itu saya masih stuck di rapat exco, hujan pun rapat di luar, padahal undangan makan bajamba juga dimulai pada waktu yg sama. Akhirnya baru dapat pulang sudah jam 5 lewat, alhamdulillah uni Yenny mau mengantar hingga bawah blok. Hujan masih rapat meski tak deras. Di rumah sedang ramai, beneran rupanya si kembar sudah duduk cantik dan ganteng, pakai baju rapi untuk dibawa jalan he..he.. pantesan sudah gelisah saja tak mau disuruh bobok oleh mamanya. Saya shalat Ashar sementara kembar bermain di ruang tamu hingga 17:30. Kami putuskan berangkat sore itu meski sudah telat berat dan gerimis masih ada.

Makan Bajamba 2013
Usai shalat telpon taksi, lamaaa banget belum dapat-dapat, Shalih rewel pula maunya digendong. Takut ditinggal mungkin :-) Baby stroller standby di koridor. Nggak bisa terlalu lama menunggu lagi, tadinya saya pikir bisa berangkat segera. Sudah lah kami akan tunggu taksi yg lewat di jalan saja. Alhamdulillah masuk juga SMS yg mengatakan ada taksi yg menjawab orderan kami. Sebuat Limo Taxi (Mercedes Benz) putih. Langsung tancap gas 30 km lebih ke utara menembus gerimis. Sempat khawatir ada macet di sekitar Eunos, oh rupanya ada mobil mogok pula di bahu jalan :-( Selebihnya lancar, rezeki dapat taksi tangguh dan supir "berani" yg sudah tahu jalan begini. Setengah jam kemudian kami tiba disambut teman-teman yg tampak puas melahap jamba-jamba mereka hampir licin.



Kuasa silaturahim !
Kangen-kangenan terobati, perut kenyang, si kembar pun senang bisa jalan-jalan melihat suasana baru sore dan malam itu.

Pulangnya masih gerimis namun alhamdulillah taksi pun mudah didapat. Kali ini sebuah Hyundai hatchback silver baru. Lancar jaya menuju rumah meski kami lihat di jalur berlawanan antrian mengular sepanjang lebih 5KM.

****

Minggu 20.01 SI Perdana Sesi-IV / 2013

Ini acara favorit bulanan. Sebelum Elwis hamil berat hingga kembar beranjak besar tinggallah saya sendiri yg rajin datang. Kadang2 kami hanya mendengarkan LIVE streaming dari radiopengajian. Kini DuoS sudah lewat usia 9 bulan, mudah2n sudah dapat diajak kerjasama dalam acara yg perlu duduk anteng 2 jam lebih ini :-)

Taksi pergi dengan uni Sha
Lagi-lagi Minggu pagi yang sejuk, 27 derajat suhu di luar. Mendung dan angin semilir mengiringi rinai gerimis jam 9 itu. Seperti kemarin, ada semangat kuat untuk SI perdana ini. Si kembar bangun agak telat krn telat tidur semalam. Keduanya makan dan mandi satu persatu, baru rapi mendekati jam 10. Pesan taksi, alhamdulillah kali ini cukup cepat dapatnya. Di jalan pun super laju karena orang-orang masih malas di minggu pagi mendung itu untuk keluar rumah. Kami tiba di KBRI dua puluh menit kemudian saat ustadz Hilman Rosyad siap memulai ceramahnya, alhamdulillaah. Mantap ceramah pagi itu, isinya maupun pembicaranya.




Adik Sh masih enjoy lekok
Kuasa silaturahim di hari Minggu pagi tsb telah mengalahkan segala kenikmatan sesaat yg memang terlintas di kepala: Buat apa susah payah ke KBRI hari libur yg dingin begini, lebih enak santai tokh bisa didengar dari rumah, anak-anak pun tak perlu khawatir sakit krn perubahan cuaca atau bercampur dgn ramai orang di mesjid, dll excuse yg bisa dibuat saat itu.

Alhamdulillah itu semua tak menjadi penghalang. Kami bisa menikmati siraman rohani dan kehangatan persaudaraan bertemu kembali dengan para sahabat yg sudah lama tak berjumpa muka. Pulang ke rumah empat jam kemudian dengan taksi yg melaju kencang seakan tak mau diguyur bakal hujan yg mengejar kami dari belakang sejak dari parkir taksi KBRI :-) DuoS tidur pulas dalam taksi dan tiba ke rumah kembali ceria. Sampai hari ini keduanya sehat-sehat saja sepulang SI perdana 2013 yg juga perdana bagi mereka tsb.

Kuasa silaturahim dan semesta pun mendukung !


No comments:

Post a Comment