Sep 3, 2008

Contekan Doa Shaum

Berdasar survei IDA tahun 2007 tercatat 79% tempat tinggal di sini sudah memiliki komputer dan 94% darinya terhubung ke internet, namun tetap saja lebih ringan menenteng selembar kertas doa zikir sapujagad ini.

Tak perlu PDA, HTC, Omnia, atau iPhone untuk membacanya sehingga tak perlu khawatir low-batt, dan yang pasti hurufnya besar-besar :-) Paling nyaman tentunya kalau sudah hafal ...

Datuk, nenek, encik, cik, tuan, puan, abang, kakak, adek, uncle, auntie, yang rindu shalat, berbuka, dan itikaf di mana saja di bulan Ramadhan ini akan merasa lebih siap dengan kertas contekan ini. Refresh your memory !

Semoga bermanfaat. Saya ambil lembarannya dari mesjid tertua di Singapura, Alkaff Potong Pasir.

Sep 2, 2008

Maju Kena Mundur Kena di 2 GHz

Dari COMEX 2008 Singapura 28-31 Agustus 2008 lalu, pasaran notebook dengan prosesor Intel di bawah 2 GHz terus terjepit. Tekanan dari atas adalah "hukum rimba teknologi" dengan hadirnya model-model notebook baru dengan spesifikasi prosesor Centrino Core 2 Duo dengan frekuensi minimum 2 GHz dalam 4 bulan terakhir ini dan desakan sub-notebook sekelas Asus-Eee atau UMPC (ultra mobile PC) dari arus bawah. Prosesor Intel di bawah 2 GHz untuk notebook terdiri dari dua keluarga yaitu Pentium dual-core generasi pertama atau Core Duo (contohnya T2370 1.73 GHz dan T2390 1.86 GHz) dan Centrino Core 2 Duo (misalnya T5550 1.83 GHz dan T5750 2 GHz) yang lebih hemat daya, lebih cepat (667 MHz FSB dibandingkan 533 MHz), dan lebih besar L2 cache nya (2 MB L2 dibandingkan 1 MB). Catatan: Core 2 Duo adalah generasi kedua Core Duo, yang dapat mendukung kinerja hingga 1066 MHz FSB dan "lebih kaya" L2 cache hingga 6 MB.

Untuk dua model pertama T2370 atau T2390, sebuah notebook pemula dengan konfigurasi standar 14.1" LCD, 2 GB DRAM, 160 GB HDD, dan kartu grafik on-board (biasanya chipset Intel 965GM) sudah dibanting dengan harga rakyat antara SGD 800 - 900 (OS: Windows Vista Home Basic). Sementara Core 2 Duo 2 GHz juga sudah dapat dibawa pulang dengan selembar uang 1000 an saja (SGD), meskipun hanya dalam jumlah terbatas tiap hari. Jangan salah harga-harga tsb untuk merek-merek notebook terkenal seperti Compaq, Toshiba, NEC, dan Acer, trend cuci gudang nih. Persaingan sengit di kelas ini juga diikuti merek-merek lain semacam LG, Asus, dan Axioo (lupa saya cermati brosurnya).



Notebook di bawah 2 GHz secara perlahan digantikan dengan hadirnya sub-notebook semacam Eee PC (Asus) atau mini-note (HP). Diotaki prosesor Intel Celeron-M 900 MHz, VIA atau yang terbaru dari Intel ATOM N270 1.6 GHz prosesor, sub-notebook merupakan solusi cepat dan murah bagi pemakai komputer baru atau orang-orang yang tak membutuhkan notebook sebagai pengganti desktop PC. Target pasarnya jelas: pelajar sekolah (e-Learn, e-Play, webmail), ibu rumah tangga (chatting, social networking (SNS), blogger), agen properti/asuransi, salesman, project manager, online broker/gambler, dan si tukang IT yang perlu bergerak 24x7x365 adalah beberapa individu yang paling mendambakan produk semacam ini. Mesin pintar ini yang pasti ringan dijinjing (1 kg+), mudah digenggam (tipis dan diameter LCD hanya 7" - 9"), lebih murah (SGD 500 - 900), lebih hemat daya (sehingga batere lebih tahan lama di luar rumah), startup lebih cepat (hindari Vista tentunya), dan mudah digunakan karena mesin ini datang dengan berbagai program yang benar-benar dibutuhkan para pemakai yang tak mau repot tadi (internet, pemain mp3/mpeg, pembaca email, open office, acrobat reader, YM/Skype, games dll). Kinerja prosesor 1 GHz, 1 GB DRAM, dan penyimpan 40 GB SSD (solid state disk) tetap terasa nyaman saat digunakan untuk apikasi/program umum tadi, sehingga tidak ada perlunya berkeringat membayar USD 2000 untuk kebutuhan yang sama.

Jadi saya sarankan untuk sesiapa saja yang hanya membutuhkan notebook untuk keperluan asasi atau standar tidak perlu mengeruk saku lebih dalam mulai hari ini. Pilihan akan berlaku ekstrim, semurah-murahnya (Rp. 5 juta-an) atau mahal sekalian (di atas Rp. 20 juta). Bila memang masih mengidamkan punya notebook "yang sedang-sedang saja" karena tradisi, pertimbangan estetika atau kesehatan mata, maka cukup membeli notebook dibawah harga Rp. 10 juta karena kinerjanya sudah baik. Kalau perlu belinya ditunda akhir tahun saja karena notebook 2 GHz sudah pasti bakal tergusur ke harga 5 jutaan. Namun jangan sampai lengah, karena menunggu terlalu lama, prosesor 2 GHz ini pun sudah tak bakal dijual lagi di rantau ini (ini taktik dagang). Di ekstrim lain, bila Anda membutuhkan sebuah notebook pekerja keras untuk 3D games, menonton HDTV video on demand, atau aplikasi grafis/visual yang intensif lainnya maka tunggu Core 2 Duo T9400 dengan 1066 MHz FSB dan 1066 MHz DDR3 RAM ramai di pasaran :-)

Gambar diambil dari NEA Juli 2008.



Aug 24, 2008

Negeri Para Pelari Tulen

Citius, Altius, Fortius (tercepat, tertinggi, terkuat) adalah semboyan olimpiade yang diperkenalkan pertama kali tahun 1924 pada olimpiade ke VIII di Paris. Saat ini di olimpiade 2008 Beijing telah tercatat 204 negara peserta yang tetap memegang impian yang sama dengan semangat 84 tahun lalu itu.

Ethiopia, Jamaica, dan Kenya selalu berhasil menyodok supremasi Amerika Serikat dalam dalam lomba lari. Sementara Cina yang mendulang 100 medali hanya mampu meraih satu perunggu dari maraton wanita. Lomba lari memang tidak mengenal peringkat GDP, siapa saja dari negara manapun pasti mampu bersaing di cabang olahraga yang hampir zero-investment (tiada modal lain kecuali semangat dan latihan 3x) ini. Memang AS sebagai pemilik GDP nomor 1 hingga hari ini dapat menyediakan fasilitas, pelatih, gizi dan jenis sepatu lari yang jauh lebih baik dibandingkan ketiga negara lainnya yang masih tertatih-tatih di luar peringkat 70 besar GDP dunia. Coba perhatikan fakta-fakta ini:
  • Usain Bolt, si kejutan kilat (Thunder Bolt) dari Jamaica, menjadi atlit atletik pertama di dunia yang meraih tiga medali emas dan memecahkan tiga rekor dunia dalam satu kancah olimpiade (2008).
  • Dari total 11 medali yang diperoleh Jamaica (6-3-2, peringkat 13), 10 medali oleh Kenya (5-5-4, peringkat 15), dan 7 medali oleh Ethiopia (4-1-2, peringkat 18), kesemuanya adalah dari cabang lari (2008).
  • Jamaica adalah pendulang medali di ranah lari sejak keikutsertaannya 60 tahun lalu. Hanya satu medali dari total 55 medali yang diraihnya selama itu berasal dari cabang lain yaitu sepeda di tahun 1980.
  • Ethiopia membuntuti dengan prestasi yang sama, total 38 medali berasal dari cabang lari sejak 1960.
  • Kenya berprestasi dengan 64 medali dari lari dan 10 medali lainnya disumbangkan dari keahlian lain yaitu tinju sejak negara ini berpartisipasi pertama kali tahun 1964.
Nah bagaimana dengan Indonesia ? Kalau diperhatikan iklim di Jamaica mirip dengan iklim negeri kita. Orang-orang Afrika pemenang lomba lari inipun tidak memiliki tubuh besar seperti atlit lari african-negro dari AS. Jadi tidak ada alasan mengapa pelari-pelari kita tidak mampu bersaing untuk sekurangnya sepuluh besar dunia, hanya dengan dua modal utama citius dan fortius sahaja.

Tulisan ini dibuat saat penyerahan medali olimpiade 2008 terakhir, pingat emas untuk pelari Kenya dalam lomba maraton pria, 24 Augustus 2008.

Aug 23, 2008

Are You A Number Cruncher ?

Apa Anda peminat angka, hobi mengutak-atik bilangan, mengingat definisi pi sampai digit ke 17, mengingat nomor telepon rekan2 dengan trik yang fantastis, membaca pola khas dari deretan angka, meramal sesuatu dengan statistika, mengagumi tabel/grafik/diagram bak sebuah karya novel fiksi ternama, atau mengamati di dunia ini hanya ada 10 tipe manusia antara yang fasih biner dan buta biner ? Nah ... jika ada beberapa hal di atas yang menjadi hobi atau talenta yang kuat, maka Anda cocok untuk rajin membaca surat2 kabar di Singapura, untuk mengasah dan menghidupkan keistimewaan itu tiap hari. Tak perlu surat kabar bisnis atau serius yang biasanya mahal, baca saja yang gratis diberikan tiap pagi hari.

Ini contohnya, dalam satu harian gratis Today yang beredar awal minggu ini, sekurangnya ada 5 fakta berhubungan dengan angka (statistika) di negeri ini.
  1. 1.1 juta pekerja pria di negeri ini membentuk 57% dari total angkatan kerja, sisanya 819000 adalah pekerja wanita. Rata-rata pendapatan kaum pria adalah $4335 dan kaum wanita $3148 per bulan menurut data tahun 2007. Dari total angkatan kerja tsb 10% nya adalah pekerja muslim.
  2. Popularitas handphone yang dijual di pulau ini ditempati Nokia di posisi pertama dengan 47% jumlah pemakai, diikuti Sony Ericsson di posisi kedua dengan 27%, dan Samsung di posisi ketiga dengan 17%.
  3. Tercatat 511000 pelanggan TV kabel Starhub dan 45000 pelanggan on-demand channel dari penyedia jasa internet Singtel-Mio. Mereka bersaing menyediakan paket harga dan jenis siaran yang menarik untuk mendominasi pangsa hiburan lewat TV di Singapura.
  4. Kebakaran yang disebabkan kelalaian membuang puntung rokok atau lidi kemenyan yang masih menyala menyumbang 1625 kasus kebakaran (meningkat 24%). Jumlah total kebakaran di semester pertama tahun ini adalah 2545 kasus, artinya meningkat 12% dari tahun sebelumnya, namun masih lebih kecil dibandingkan rata-rata selama 10 tahun.
  5. Dalam semester pertama tahun ini ada 2048 panggilan bohong (false alarm) terhadap layanan mobil ambulan darurat (34% peningkatan). Total panggilan kecemasan (emergency) di semester pertama tahun ini tercatat 55744 kali, sebuah peningkatan signifikan 12% dibandingkan tahun lalu. Dari total panggilan tsb: 70% kasus berhubungan dengan sakit dada/jantung (umumnya diderita manula), 19% kasus kecelakaan di tempat kerja, dan sisanya adalah kecelakaan di jalan raya.
Sekarang tergantung apa dan siapa pembaca angka-angka ini: Apa ia seorang pelayan masyarakat, agen tenaga kerja, anggota parlemen, kepala unit gawat darurat rumah sakit, menteri kesehatan, polisi, penjual polis asuransi, marketing alarm kebakaran, dll ... tentunya akan memberikan interpretasi yang berbeda-beda. Nah si mr. number cruncher akan mengolah data-data ini untuk selanjutnya disajikan dalam sebuah executive summary untuk boss nya atau dirinya sendiri yang merangkap sebagai pengambil keputusan.

Aug 22, 2008

Hantu Lapar ... Beri Hamba Makan

Boleh saja hantu lapar, pasti banyak yang bersedia memberi makan dan sesembahan lain. Tapi coba kurangi polusi dan bantulah bumi agar lebih sejuk di tiap pertengahan tahun. Cerita hantu lapar amat mudah ditemukan di Google dengan kata kunci "Hungry Ghost Month", contohnya ini.

Bulan 7 dan 8 kalender Cina (Tao dan Budhis) adalah bulan paling seru menurut pengalaman saya hidup di sini. Bakar-bakaran, meja sesembahan, dan lelang malam hari barang2 sesajen yang dijual dengan harga gila-gilaan atas nama memberi makan hantu agar si pembeli selamat, "membayar hantu" atas segala keberuntungan yang diperoleh selama setahun, memohon pada hantu agar dapat lotere (toto/4D), dll. Dapat dibayangkan bila aktivitas ini akan membuat malam hari lebih hidup dan siang hari lebih panas dan sesak.

Malam hari lebih hidup karena munculnya panggung2 dadakan yang akan melelang barang2 kepercayaan tadi (suasana hingar bingar oleh suara MC yang melakukan auction dengan ampli dan speaker dolby stereo) dan sering juga disertai penampilan glamour nan seronok dari penari2 getai yang dipercayai untuk menghibur arwah orang yang telah mati (ghost). Siang hari menjadi sesak nafas karena asap tebal dan bau-bauan yang ditimbulkan lilin2 merah gede, kemenyan yang dibakar, atau yang lebih heboh berupa uang kertas, rumah2an, mobil2an, dan berbagai atribut lain dari karton yang dibakar di alam terbuka. Padahal di Cina sendiri (baca: RRC) kepercayaan ini sudah dilarang pemerintah komunis sejak 1966-1976. Namun di luar RRC ritual ini terus dilestarikan, termasuk di pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau dan toapekong (kuil2 Tao) di pulau Jawa masih melakukannya.

Salut dengan kebijakan dewan kelestarian alam pemerintah Taiwan yang memulai kampanye membatasi aksi bakar-bakaran ini. Baca beritanya dari AFP dan juga dimuat di harian Today 22 Agustus berikut. Dampak dari kegiatan yang mencapai puncaknya pada tanggal 15 bulan hantu lapar ini dipastikan akan meningkatkan pemanasan global karena 1 ton CO2 akan dihasilkan untuk tiap 1 ton kertas yang dibakar, penyebaran gas2 karsinogenik bagi tubuh (metilbenzen, etilbenzen, dan derivat2 lainnya yang berbahaya), dan yang pasti gundulnya hutan. Sudah menjadi kebiasaan bahwa ritual ini tidak hanya dilakukan perorangan atau keluarga, namun juga diikuti perusahaan2 yang masih kuat memegang tradisi ini turun temurun. Intinya agar dalam menjalani bulan hantu ini mereka diberi keselamatan dan diberikan keuntungan di bulan2 lain.



Quotes:

"It is difficult to stop an age-old custom but gradually our followers are accepting the change and use less paper money" he said. AFP

"In the past, we burned several truckloads of paper money brought by our followers in Ghost Month. The stoves cracked after burning nonstop and the smoke was terrible" said Chang Chun-hung...

"Burning paper money not only pollutes the air and affects peoples health, but causes so many trees to be cut down" said Mr. Hui-chuan...