Aug 31, 2011

Puasa 40

Selama bulan Ramadhan, masjid Kassim di Kembangan menampilkan beberapa poster berwarna berbahasa Inggris ukuran A3 di dinding luar mesjid. Sengaja diletakkan di koridor sehingga siapapun yg berjalan melaluinya pasti dapat membaca isinya. Ada satu tema yg baru bagi pemahaman saya yaitu cuplikan ajaran puasa pada agama-agama lain di muka bumi.

Secara umum dpt saya simpulkan ada tiga tipe ajaran agama tentang berpuasa: ada yg mewajibkan utk semua umatnya, ada yg menganjurkan untuk golongan masyarakat tertentu saja, atau menolak sama sekali ajaran berpuasa.
  1. Islam jelas menganjurkan puasa pada kaum muslimin kecuali yg memiliki uzur (Qs2:183-185).
  2. Hindu hanya mewajibkan puasa untuk pemuka agama saja (kaum Brahma). Budha dan Zoroaster hanya mengajarkan puasa bagi mereka yg memilih menjadi bhiksu/pendeta.
    Agama Yunani kuno hanya mewajibkan wanita utk berpuasa. Ajaran agama Yahudi dan Nasrani memberi kebebasan bagi anggotanya utk *memilih* jenis puasa apa yg ingin dilakukan (salahsatunya adalah puasa umat Yahudi utk mengenang kedukaan yg pernah dialami sehingga selama seharian itu mereka memasang mood sedih, bertampang kumal, dan tak mencuci muka).
  3. Ajaran Sikh tidak memiliki ajaran puasa

Dikisahkan juga dalam poster tsb bagaimana ayat ttg puasa yg pertama kali tercatat di kitab perjanjian lama, pd ayat Deuteronomy 9:18, tentang "Musa bersujud di hadapan Tuhan dan berpuasa tak makan roti dan tak minum air selama 40 siang 40 malam krn dosa-dosa yg dilakukan kaum nya."

40 hari ! Ini luar biasa. Di luar kemampuan manusia normal tanpa air yg hanya dpt bertahan kurang dari seminggu yg saya tahu. Kalau tahan tak makan mgkn bisa 2-3 minggu. Konon umat Nasrani paling awal masih ada yg mencoba mengikuti ajaran puasa 40 ini mengikuti nabi Isa (namun ini puasa makan sj lhoo ... spt tertulis dalam Matius 4:2, salahsatu kitab perjanjian baru).

ANDAIKAN kitab perjanjian lama ini masih diaku otentik hingga hari ini, berarti umat Yahudi pada saat masa Musa as hidup, sangat jauh lebih kuat phisically dari manusia modern hari ini (dari wiki disebutkan Musa as itu wafat sekitar 1400 tahun sebelum kelahiran Isa as, artinya 3400 tahun dari sekarang).

Lalu saya berfikir ... mungkinkah umat Yahudi/Nasrani hari ini mampu mengikuti puasa tanpa makan tanpa air selama itu ? Sptnya amat sukar sekali. Tak heran jika baca situs semacam ini berbagai versi puasa pun akan muncul dan akhirnya *give up* tak ada yg dibuat satupun lagi pada hari ini.

Sungguh sangat beruntung umat Yahudi/Nasrani yg beroleh hidayah Nya mengucap dua kalimah syahadah dan mengikuti versi puasa Ramadhan yg most human friendly hingga akhir zaman. Bahkan puasa "terlama" dalam setahun saja masih amat toleran terhadap kesehatan manusia, yaitu puasa Daud yg disunnahkan sehari puasa sehari berbuka (HR Bukhari, Muslim).

Rujukan lain di wiki tentang Puasa.


No comments:

Post a Comment

Post a Comment